MODUL AJAR : PROJEK ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL - Konsep Dasar Keruangan dan Konektivitas Antarruang dan Antarwaktu
Tingkat: SMK/MAK
Kelas: 10
Topik : Konsep Dasar Keruangan dan Konektivitas Antarruang dan Antarwaktu
Penyusun:
Mastima Mastima
Tanggal Dibuat: 07 Feb 2026
Profil Lulusan
- Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Peserta didik memiliki akhlak mulia, beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap aspek kehidupan, serta menghargai perbedaan keyakinan.
- Kewargaan: Peserta didik memahami dan menjalankan hak serta kewajibannya sebagai warga negara Indonesia yang bertanggung jawab dan bagian dari warga dunia yang berkontribusi positif.
- Kreativitas: Peserta didik mampu menghasilkan gagasan-gagasan orisinal, karya nyata, serta tindakan yang unik dan bermanfaat dalam memecahkan masalah.
- Kolaborasi: Peserta didik mampu bekerja sama dengan berbagai pihak, saling berbagi, dan membangun sinergi untuk mencapai tujuan bersama.
- Kesehatan: Peserta didik menjaga kesehatan fisik dan mentalnya, serta memahami pentingnya gaya hidup sehat.
- Komunikasi: Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, informasi, dan perasaan secara efektif baik secara lisan maupun tulisan dalam berbagai konteks.
Sarana dan Prasarana
- Ruang Kelas: Kelas yang nyaman dan kondusif untuk diskusi kelompok.
- Teknologi: Proyektor, layar, laptop guru, pengeras suara, akses internet.
- Media Pembelajaran: Papan tulis/whiteboard, spidol, kertas flipchart, spidol warna-warni, poster/gambar ilustrasi terkait identitas dan keberagaman.
- Alat Tulis: Alat tulis pribadi peserta didik, sticky notes.
- Bahan Bacaan: Buku teks Projek IPAS, artikel relevan (cetak/digital), modul ajar.
- Sumber Daya Lain: Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring atau cetak.
Target Peserta Didik
Modul ajar ini dirancang untuk peserta didik kelas 10 SMK/MAK Jurusan Perhotelan di SMK Negeri 2 Wakatobi.
- Peserta Didik Reguler/Tipikal: Peserta didik pada umumnya, tidak memiliki kesulitan belajar yang berarti, dan mampu mencapai Capaian Pembelajaran sesuai fase yang ditetapkan.
- Peserta Didik dengan Kesulitan Belajar: Peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep atau mengikuti alur pembelajaran, memerlukan pendampingan lebih, dan metode yang lebih bervariasi.
- Peserta Didik dengan Capaian Tinggi: Peserta didik yang memiliki kecepatan belajar di atas rata-rata dan mampu memahami konsep dengan cepat, berpotensi untuk mendapatkan pengayaan lebih lanjut.
Jumlah peserta didik per kelas disarankan sekitar 25-30 orang untuk memaksimalkan interaksi dan kegiatan kelompok.
Model Pembelajaran
Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)
Silahkan login untuk membaca Modul Ajar Projek Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial - Konsep Dasar Keruangan dan Konektivitas Antarruang dan Antarwaktu selengkapnya
Login
Masuk dengan belajar.id